Wednesday, May 6, 2020

Misi Ke Empat :Pencarian Makna Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga

Setelah rehat sejenak dari kegiatan mengarungi samudera ilmu di Institut Ibu Profesional, kali ini kita memulai kembali melanjutkan misi. Misi ke empat kali ini adalah "Pencarian Makna Ibu Profesional Kebanggaan Keluarga".

Apa sih makna Ibu Profesional kebanggaan keluarga menurut saya?

Nah, menurut saya Ibu Profesional kebanggaan keluarga adalah Ibu yang mampu menjadi sumber kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarga.
Sumber kebahagiaan itu sendiri memiliki makna yang luas dan dalam, seluas dan sedalam samudera. Kebahagiaan yang dihadirkan Ibu dalam keluarga akan menjadikan kenangan indah bagi anak-anak dimasa dewasanya kelak. Jika Ibu bahagia, maka seisi rumahpun akan menjadi bahagia.

Bagaimana menghadirkan kebahagiaan?
Jika Ibu sendiri tidak merasa bahagia menjalankan peranannya sebagai Ibu dan sebagai Istri. Belajarlah, kejarlah ilmu untuk mencari arti sebuah kebahagiaan. Tak jarang, dengan berbagi pengalaman dalam komunitas membuka mata dan hati kita bahwa menjadi bahagia itu mudah.

Pernah ga kita melihat anak bayi tertawa lepas saat dia menjatuhkan mainannya dan berbunyi gemerincing? Apakah kita turut larut dalam kebahagiaannya?
Ya...ternyata menjadi bahagia itu sederhana, dan kita dapat belajar dari mana saja termasuk dari seorang anak bayi.

Teruslah belajar dan memahami diri sendiri untuk mengetahui apa saja yang bisa membuat kita bahagia. Standar bahagia masing-masing orang berbeda-beda, maka belajarlah untuk memaknai kebahagiaan diri sendiri.

Belajarlah!!! Itulah kata kunci yang saya pegang untuk saat ini. Karena sebagai Ibu dan Istri, saya masih banyak kekurangan dan kealpaan. Dengan belajar, saya akan terus memperbaiki diri hingga mencapai kondisi optimal dalam mengenali diri sendiri.

Belajar...belajar dan belajar, dengan belajar kita dapat meningkatkan kualitas diri. Bagaimana anak-anaknya akan menjadi generasi penerus yang prima dan berkualitas? jika Ibu tidak memperbaiki kualitas dirinya.

Ini merupakan catatan buat saya pribadi, karena saya selalu merasa menjadi orang yang kurang sabar dalam menjalankan peran saya sebagai Ibu dan sebagai Istri. Jauuuuuuh rasanya dari sabar. Disinilah saya mau berubah menjadi pribadi, Ibu dan Istri yang sabar.

Mari belajar dan bertumbuh bersama dalam komunitas yang baik dan bermanfaat, yaitu Ibu Profesional!

  

Bunda Cekatan : Tahap Kupu-kupu Pekan 7