
Tantangan kali ini saya rasa benar-benar menantang. Saya memiliki 3 orang anak yang mana ketiganya memiliki gaya belajar yang berbeda-beda. Ada anak yang senang membaca, ada juga yang kurang suka membaca bahkan tidak mau membaca. Namun dia justru sangat gemar meggambar. Kalau sudah menggambar, dia sangat fokus dan memiliki imajinasi yang tinggi.
Setelah mendengarkan paparan dari Kakawi kemaren, akhirnya saya sadar bahwa anak itu berbeda-beda. Jadi tidak bisa membandingkan kemampuan antara satu anak dengan anak lainnya. Jika kita rasa dia "kurang" pandai dalam satu bidang, cobalah lihat kemampuannya dibidang yang lainnya. Selagi dia masih memegang prinsip I-CAN, percayalah bahwa anak kita baik-baik saja dengan pola belajarnya. Tidak perlu khawatir yang berlebihan. Dan tidak perlu juga memiliki harapan yang muluk-muluk. Yang penting dia berproses lebih baik dari hari ke hari. Membandingkannya adalah dengan capaian dia sebelumnya, bukan terhadap saudara apalagi temannya.
Berikut laporan saya terhadap Kayla yang lebih senang menggambar daripada membaca dan menulis. Dari mengambar dia juga belajar menulis dan membaca secara tidaklangsung. Karena Kayla biasanya selalu membuat judul dan cerita-cerita singkat pada gambar-gambarnya. Kali ini dia lagi senang-senangnya belajar gambar melalui tutorial dari Youtu*e. Dia bisa menggambar selama berjam-jam tanpa bosan.

No comments:
Post a Comment