Bagi saya di Zona 3 dan Zona 4 memiliki tantangan sendiri dalam menghadapinya. Saat itu saya sedang mencari-cari rumah, siap-siap pindahan rumah, pindah rumah sampai akhirnya menempati rumah. Persiapan mulai dari packing sampai unpacking. Selain itu saya juga mencari furniture karena kali ini kami menyewa rumah yang kosongan. Tantangannya makin besar seiring dengan meningkatnya kasus covid di Turki. Saya dan suami harus berburu furniture dengan seksama. Ibarat kata mencari furniture yang cocok jodoh-jodohan juga. Apalagi setiap weekend ditetapkan total lockdown.
Namun demikian, walau tertatih-tatih mengikuti pelajaran dan membuat jurnalnya, saya bisa melewati tantangan Zona 4 ini dengan baik, Alhamdulillah. Setiap kudapan yang ada, saya tidak langsung dapat membacanya maupun menerapkannya. Mulai dengan pelan-pelan, dan dicicil. Jika ada kesempatan, saya akan cicil mempelajarinya. Apalagi saat ini anak saya yang paling bungsu lagi “demam” game. Sedapat mungkin saya akan mengurangi jam online saya, karena setiap saya memegang HP dia akan memintanya. Itulah juga tantangan saya di Zona 4 ini, semoga kedepannya saya lebih dapat membuat pola sendiri sehingga semuanya dapat seimbang. Apakah saya suah menerapkan semua yang telah saya dapatkan? Jawabannya belum, insya Allah pelan-pelan akan menerapkannya bersama keluarga saya tercinta. Learning by doing. Karena ilmu yang kita dapatkan akan berbeda saat kita aplikasikan kepada keluarga sendiri, tergantung situasi dan kondisi yang sesuai.









