Thursday, March 31, 2022

Bunda Cekatan : Tahap Kepompong Tantangan Hari ke 7

 




Pada hari ke 7 ini saya measa sekalin struggling dengan pengaturan waktu ngobrol bersama Azel. Perbedaan zona waktu dengan Indonesia dan kegiatan belajar di sekolah yang full day (pulang pukul 4 sore) ditambah ada kelas Bahasa Indonesia tambahan sepulang sekolah menjadikan waktu ngobrol  asyik dengan Azel semakin singkat. 

Saya masih berusaha untuk menemukan pola yang cocok. Semoga saat puasa nanti selepas sahur dapat ngobrol-ngobrol dulu dengan Azel. Hari ini saya harus puas dengan stamp need improement, karena saya benar-benar butuh belajar lagi polanya yang cocok dengan keadaan saya.












Wednesday, March 30, 2022

Bunda Cekatan : Tahap Kepompong Tantangan Hari ke 6

 




Hari ini ada kegiatan Parent Meeting di sekolah anak-anak. Hal ini untuk memberikan laporan perkembangan pendidikan anak-anak kepada Orang Tua. Sehingga hari ini sangat singkat untuk ngobrol asyik dengan Azel. Namun sesampai di rumah, selesai sedikit beberes saya coba temani Azel nonton film kartun sambil sedikit bertanya tentang filmnya. Kalau topiknya dia sukai maka jawabannya akan panjaaaang sekali.

Baiklah, saya rasa cukup hari ini ngobrol hal-hal ringan saja, sehingga Azel senang. Besok mau ngobrol apalagi ya?








Tuesday, March 29, 2022

Bunda Cekatan : Tahap Kepompong Tantangan Hari ke 5

Tantangan hari ke 5 ini agak terasa berat bagi saya. Saya harus berpacu dengan waktu, mencari celah yang tepat untuk ngobrol efektif dengan Azel. Kebetulan Aksa, anak bungsu kami lagi rewel dan maunya deketan terus dengan saya. Biasanya kalau sudah begini, saudaranya yang lain ga bisa deketan dengan saya.


Selain kondisi diatas, hari ini jadwal untuk ngobrol asyik dengan Azel semakin sedikit. Ditambah lagi hari ini jadwalnya untuk sekolah Indonesia online. Gimana mau ngobrol asyik, anaknya udah capek duluan. Nah yang begini saya harus cari cara bagaimana mengatasinya. Hari ini saya memberi badge need improvement atas kekurangberhasilan usaha saya.









Bunda Cekatan : Tahap Kepompong, Puasa Pekan Ke 1


Pada tahap kepompong ini, saya ingin memperbaiki diri dalam hal kontrol emosi. Saya merencanakan akan puasa untuk mengontrol emosi selama 4 pekan. Saya memilih puasa emosi adalah untuk melancarkan tantangan 30 hari saya ngobrol asyik dengan azel setiap hari.


Pada pekan pertama, setiap hari saya dapat mengontrol emosi. Bukan menghilangkan niat awalnya namun mengurangi. Alhamdulillah saya berhasil pada pekan pertama ini dan memberikan nilai excellent setiap harinya.


Teruntuk Buddyku sayang, melalui jurnal ini aku ingin berbagi kebahagiaan. Semoga kita sama-sama berhasil puasa dan melewati tantangan 30 ya. Semangat!!!








 

Monday, March 28, 2022

Bunda Cekatan : Tahap Kepompong Tantangan Hari ke 4

 


Alhamdulillah masuk juga pada tantangan hari ke 4. Hari ini saya merasa senang saat berbicara dengan Azel. Hal yang saya dapat hari ini :
1. Tunggu Azel tenang dan buat suasana nyaman saat berbicara
2. Mulailah berbicara dengan hal-hal yang ringan namun membuat Azel bahagia
3. Lihat reaksi Azel, saat bagus bisa dilajutkan dengan memasukkan nasehat atau nilai-nilai positif lainnya.










Sunday, March 27, 2022

Bunda Cekatan : Tahap Kepompong Tantangan Hari ke 3

 


Alhamdulillah memasuki hari ke 3 tantangan 30 hari. Seperti yang telah disampaikan pada jurnal sebelumnya bahwa saya hanya melatih satu saja pada tantangan ini. Sampai sekarang saya masih struggle dengan praktek dari ilmu-ilmu yang telah saya dapatkan pada tahap ulat-ulat kemaren. Memang butuh proses yang lama dan panjang untuk bisa cekatan dalam satu bidang.


Hari ini mood Azel kurang bagus. Bawaannya marah dan berantem terus dengan Kayla dan Aksa. Sedikit-sedikit marah kepada adik-adiknya. Ga tahu kenapa. Saya belum dapat mengorek-ngorek lagi saat kami ngobrol berdua. Masih butuh berlatih dan berlatih lagi untuk bisa meningkatkan kemampuan saya dalam berkomunikasi yang asyik dengan Azel. Sehingga hari ini saya memberi badge need improvement untuk tantangan hari ke 3 ini.










Saturday, March 26, 2022

Bunda Cekatan : Tahap Kepompong Tantangan Hari ke 2

 


Alhamdulillah memasuki hari kedua saya lebih enjoy menjalankan tantangan 30 hari. Dalam proses kepompong ini tak banyak yang ingin saya pelajari. Hanya satu, yaitu bagaimana menjadi teman ngobrol yang asyik untuk Azel. Bagai mana triknya dan seni berbicara dengan Azel agar kami berdua sama-sama asyik tanpa merasa kami adalah Ibu dan Anak.

Sedangkan puasa juga saya hanya melatih satu yaitu puasa tidak marah. Karena saya pikir setelah menjalani kelas Buncek hingga saat ini bahwa akar permasalahan komunikasi yang kurang bagus dengan anak-anak adalah karena timbulnya emosi/marah melihat kesalahan atau tingkah laku anak. 


Ngobrol dengan azel kali ini saya lakukan sambil keramasin dan creambath rambutnya yang sudah mulai bau akibat tidak mandi selama sakit. Sambil pijat-pijat ringan saya menyampaikan bahwa saya sangat menyayanginya. Dan apapun yang saya lakukan adalah untuk kebaikannya. Azel mengiyakan dan manggut-manggut. Selama proses keramas dan creambath saya ungkapkan bahwa saya sedang berproses menjadi Ibu yang lebih baik lagi bagi Azel dan adik-adiknya. 

Alhamdulillah pembicaraan kami hari ini sangat positif dan bermanfaat. Saya jadi faham bahwa untuk memasukkan "paham" baik kepada anak, tunggu hingga kondisi fisik dan hatinya baik dulu. Agar apa yang disampaikan dapat diserap dan dicerna dengan baik.

Saya memberikan stamp very good untuk ngobrol hari ini. Berikut adalah bagaiman kategori stamp untuk tantangan 30 hari saya.








Friday, March 25, 2022

Bunda Cekatan : Tahap Kepompong Tantangan Hari 1

 


Alhamdulillah, syukur sekali dapat lanjut hingga tahap kepompong ini. Di tahap ini saya belajar puasa dan belajar menantang diri dalam 30 hari tantangan. Puasa yang saya lakukan adalah puasa tidak marah atau emosi. Kenapa saya puasanya tidak marah? karena merupakan hal yang akan menghalangi keberhasilan saya dalam melakukan tantangan 30 hari saya.

Apa kira-kira tantangan 30 hari saya? Saya akan melatih untuk dapat berbicara asyik dan santai dengan Azel minimal 15 menit sehari. Berbica yang berkualitas sehingga terbentuk hubungan yang lebih erat antara saya dan Azel layaknya sebagai sahabat dekat.  


Pada tantangan hari pertama ini saya sudah merasa pesimis karena merasa apakah berhasil atau tidak. Sudah semingguan ini keluarga kami sakit. Anak-anakpun jadi rewel, ga bisa berjauhan dari Ibunya. Terutama Azel, jadi lebih manja dan merengek terus. Mamak juga sakit, tapi ga boleh lama-lama jadi dipaksain untuk kuat walau badan masih terasa lemah dan kepala pusing.

Hari ini Azel les coding (online), dia suka sekali les tersebut. Dan selalu ditunggu-tunggu setiap pekannya. Selesai les, Azel menunjukkan hasil karyanya. Dan saya pikir inilah kesempatan saya ngobrol santai dan asyik dengan Azel. Namun apa mau dikata, kesempatan tersebut hanya berlangsung kurang lebih 10 menit, kurang dari target saya. Akhirnya saya memberi badge satisfactory. Tidak mengecewakan sih, bolehlah untuk hari pertama. Mari ditingkatkan lagi untuk tantangan hari selanjutnya!




Thursday, March 17, 2022

Bunda Cekatan : Ulat-ulat Pekan 8

 


Alhamdulillah, bersyukur sekali bisa sampai ke pekan terakhir pada tahap ulat-ulat. Kalau diingat-ingat kembali perjalannya, ga menyangka bisa belajar dan mengerjakan jurnal setiap pekannya.

Makin kesini-makin seru permainannya!. Minggu ini kami saling mencari jodoh. Jodoh ini kami sebut buddy. Teman yang saling menguatkan dan menyemangati.

Saya dan Mba Ifah termasuk yang Allah lancarkan dalam mencari buddy. Sekali lamar, langsung jadi 😁. Kami resmi menjadi buddy beberapa jam setelah tayangan Cerita Magika. Alhamdulillah kami sama-sama cocok dan saling menyemangati dan mengerti kondisi masing-masing, tidak salah pilih 😍. Komunikasi kami juga berjalan walau terpisah jarak dan perbedaan waktu. Yang saat ini kami sama-sama pada "kondisi" yang kurang memungkinkan bercerita banyak. Mba Ifah yang saat ini lagi berduka, dan saya juga sedang padat-padatnya kegiatan disini. Kami saling jujur dengan keadaan masing-masing, sehigga kami tidak baper jika kelamaan dibalas.


Saat ini Mba Ifah butuh semangat untuk kembali fresh menjalankan perannya dalam keluarga. Saya menceritakan pengalaman saya memutuskan untuk resign sewaktu mengikuti suami posting ke Chicago pada pertengahan tahun 2013 lalu. Bagaimana perasaan saya, apakah saya salah pilih atau hanya lagi galau saat itu. Semoga pengalaman saya dapat menjadi sumber semangat Mba Ifah. Ayo bersemangat ya Mba Ifah!.






Thursday, March 10, 2022

Bunda Cekatan : Ulat-ulat Pekan 7

 

Syukur Alhamdulillah sudah memasuki pekan ke 7. Sedikit berbeda dari pekan sebelumnya, waktu pengerjaan jurnal semakin pendek. Namun semangat untuk menuntaskan diri menjadi cekatan tetap menggebu.

Setelah beberapa pekan belajar bersama di dalam hutan atau mendapatkan ilmu diluar hutan, pekan ini saatnya untuk membuka kembali isi ransel yang sudah saya masukkan. Metode ini disebut dengan unlearn. Tujuannya adalah agar memahami materi-materi yang sesuai dengan diri kita. Karena di dalam belajar, kita sendiri yang memahami ilmu apa yang sesuai dengan diri kita.




















Saturday, March 5, 2022

Bunda Cekatan : Ulat-ulat Pekan 6

 

Syukur Alhamdulillah bisa mengikuti dan hampir melewati pekan ke 6 Tahap Ulat-ulat. Saatnya juga kami akan meninggalkan keluarga masing-masing dan kembali ke Regu. Sedih juga ya karena jujur saja saya merasakan benar-benar mendapatkan makanan dari keluarga pada pekan ke 5 kemaren dan sekarang sudah harus berpisah 😌. Namun tak mengapa, perpisahan dengan WAG keluarga bukan berarti tidak dapat bersilaturahmi kembali. Alhamdulillah kami sudah saling simpan nomor telepon, sehingga dengan mudah dapat menghubungi kembali.

Makananku pekan ini adalah tentang menjalin komunikasi dengan anak yang akan remaja. Apa saja hal-hal yang perlu dilakukan  orang tua agar anak remaja nanti dapat menjadi orang dewasa yang baik.

Pada buku yang berjudul Cara-cara Efektif Mengasah EQ Remaja adalah mengasuh dengan cinta, canda dan disiplin untuk menjadikan remaja orang dewasa yang baik. Cinta orang tua akan memperkuat keberhasilan remaja dan memberi arti lebih besar pada perbuatan mereka. Menunjukkan cinta adalah karena itu adalah tindakan yang benar bukan karena menginginkan balasan cinta atau hadiah setelah mereka melakukan apa yang kita kehendaki.

Canda atau kelakar diperlukan untuk menyegarkan suasana. Sedangkan kaidah atau batasan penting untuk memberi remaja fokus dalam menumpahkan energi mereka. Remaja menginginkanbatasan dan disiplin untuk membantu membuat mereka merasa aman. Kata disiplin berarti mengajarkan, bukan menghukum. Mengajarkan nilai-nilai dan kecakapan yang diperlukan anak-anak agar mereka berhasil dalam kehidupan.


Pada minggu sebelumnya kami telah melakukan perkenalan dengan ulat-ulat dari beda regional, beda regu dan beda keluarga. Ya, berkenalan dengan ulat-ulat baru yang sebelumnya belum kita kenal. Dari kegiatan perkenalan tersebut kita dapat :

1. Melatih kemampuan interpersonal 

2. Membangun hubungan

3. Membuat dokumentasi

4. Memvisualisasikan cerita

5. Membangkitkan empati

Dari beberapa orang teman yang baru saya temui di pekan sebelumnya, saya memutuskan akan memberikan 3 kado diantara mereka. 

Diantaranya adalah Mba Ifah dari IP Bekasi dari keluarga Self Healing. Setelah ditanyakan apa kado yang diinginkannya, ternyata Mba Ifah memilih kado sewing atau crafting untuk healingnya. Mba Ifah bisa dan senang membuat patchwork. Karena saya kurang paham bagaimana membuatnya, jadi saya carikan kado melalui youtube seorang crafter cara mebuat cushion patchwork dengan motif log.

Teman selanjutnya adalah Mba Wiwit yang berasal dari IP Banyumas Raya. Mba Wiwit memilih deep sleep untuk kadonya. Nah, karena saya juga kurang berpengetahuan mengenai deep sleep ini jadi saya mencari kadonya juga melalui mesin pencari. Saya mengambil dari salah satu website yang cukup terkenal. Dan saya baru tahu ternyata berendam atau mandi air hangat membantu untuk bisa tidur nyenyak.

Teman ketiga  yang saya berikan kado adalah Mba Ussi dari IP Semarang berasal dari keluarga manajemen emosi. Nah, kado yang diinginkan Mba Ussi adalah berpikir positif walau saat tertimpa musibah. Saya juga masih kurang ilmunya dalam hal ini sehingga saya mencarikan kadonya melalui mesin pencari. Saya mengambil materi dari website Sindo news dan website dauruttahid.

Musibah tidak datang dengan sendirinya, Allah SWT mendatangkan musibah untuk menguji dan mengangkat derajat umatNya. Hal yang pertama kali saat musibah datang adalah mengingat Allah SWT. 













Bunda Cekatan : Tahap Kupu-kupu Pekan 7